11 April 2026
Beranda blog Halaman 42425

UMP Rp2,7 Juta , Ahok: Itu Untuk Buruh Pemula

Jakarta, Aktual.co —Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan kalau penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI di tahun 2015 yang sebesar Rp2,7 juta, adalah penetapan upah untuk buruh pemula.
Sedangkan untuk penetapan gaji selanjutnya, disesuaikan dengan negosiasi antara pihak buruh dengan perusahaan.
“Itu kan gaji pemula, kalau seterusnya ya si buruh ‘deal’ sama perusahaan dong. Ini kan penentuan buat pemula,” ujarnya di Balaikota DKI, Rabu (5/11).
Diakui Ahok, setelah berdiskusi dengan serikat buruh mengenai penetapan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) beberapa waktu lalu, memang ada poin yang bisa diterima dan yang tidak. 
“Jadi kita duduk bersama nih. Misal air minum di KHL kurang, maka kita setuju untuk ditambahkan. Karena nggak mungkin kan, itu terlalu kecil. Tetapi yang tidak diterima adalah soal konsumsi buah. Dia (buruh) bilang ‘gara-gara pisang sama pepaya jadi murah nih Pak?’ itu kan kurang ajar. Maksud saya yang wajar saja, jadi tidak ada perusahaan bangkrut juga tidak ada perbudakan (buruh),” ujarnya.
Sebagai solusi memenuhi permintaan buruh yang tak terpenuhi, Ahok kembali berjanji memaksimalkan bantuan di bidang kesejahteraan masyarakat dan transportasi. 
“Makanya kita konsentrasi sama Kartu Jakarta Pintar (KJP) itu untuk anak buruh, supaya bisa bantu. Transportasi juga kayak bus Transjakarta,” ujarnya.
Sebagai informasi, penetapan UMP DKI 2015 dipastikan molor. Sebab hingga tiga November 2014, besaran KHL belum juga diputuskan. 
Namun Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Priyono memastikan penetapan KHL pada pekan ini. 
Karena untuk penetapan UMP, kata Priyono, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. “Di antaranya inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta kemampuan pengusaha,” ujar Priyono di Balaikota DKI, Selasa, (4/11).
Selain itu, diakuinya, pihaknya tidak bisa langsung memenuhi tuntutan buruh semata tanpa memperhatikan faktor lainnya. Dia pun menyerahkan pada Ahok untuk menetapkan UMP 2015 berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan. 
Namun dikatakannya penetapan KHL dilakukan berdasarkan survei selama Februari hingga Oktober 2014. Adapun survei KHL yang ditetapkan untuk Oktober sebesar Rp 2.448.000. Besaran KHL itulah yang akan menentukan besaran UMP DKI 2015 mendatang.

Artikel ini ditulis oleh:

Tak Semua PKL Yogyakarta Tertampung di Tempat Relokasi

Yogyakarta, Aktual.co — Akhir tahun ini pemda DIY mentargetkan kawasan Alun-Alun Utara Yogyakarta steril dari para PKL. Hal itu dilakukan sebagai bagian penataan ulang atau revitalikasi kawasan Alun-Alun Utara Yogyakarta. 
Untuk merealisasikan hal tersebut pemda DIY tengah menyiapkan lokasi khusus berupa bangunan semi permanen di sekitar kawasan alun-alun utara. 
Koordinator Forum Komunitas Kawasan Alun-Alun Utara, Ade Heru Nugroho, menyebut ada sekitar 350 pedagang yang ada di kawasan Alun-Alun Utara. Mulai dari pedagang makanan, souvenir, cinderamata, pakaian hingga pedagang minuman ringan. Mereka selama ini berjualan di trotoar jalan sekeliling alun-alun utara maupun di tengah alun-alun utara. 
“Dari jumlah tempat relokasi yang disediakan memang hampir dipastikan tidak akan cukup untuk menampung para pedagang. Karena jumlah tempat relokasi sangat terbatas. Yakni sekitar 150an lapak berukuran 3×2,5 saja,” katanya, Rabu (05/11). 
Karena itu para pedagang mantinya akan disaring atau diseleksi untuk menempati tempat relokasi. Tempat semi permanen ini akan diprioritaskan bagi pedagang makanan yang berasal dari sekitar kawasan alun-alun utara yakni kecamatan Kraton dan Gondomanan. “Selama ini banyak pedagang yang memiliki lebih dari satu lapak. Misal istri jualan pakaian dan suami jualan bakso. Nantinya mereka hanya akan diberikan satu tempat. Sedangkan untuk pedagang lain kita upayakan untuk bisa medapat gerobak portable dari pemda,” katanya. 
Selain menyiapkan tempat semi permanen, pemda DIY rencananya juga akan membagikan sebanyak 90 gerobak portable bagi para pedagang. Namun pedagang menilai jumlah itu diperkirakan masih belum cukup. 
“Kita berharap akan ada tambahan gerobak dari pemda kepada para pedagang. Sehingga semua pedagang yang tidak tertampung di tempat relokasi bisa mendapat gerobak untuk berjualan,” katanya.

Sibuk Bekerja Alasan Menteri Jokowi Belum Lapor LHKPN

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (menpan) Yuddi Chrisnandi datangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melaporkan LHKPN, Rabu (5/11).
Yuddi mengatakan menteri-menteri baru yang belum sempat melaporkan LHKPN lantaran tengah didera kesibukan pekerjaan. 
“Jadi, mereka ini belum sempat mengisi LHKPN. Apalagi laporan tersebut harus menyertakan ada beberapa kalau misalkan ada deposito, harus ada tabungannya,” ujar Yuddi yang mengenakan kemeja putih di gedung KPK, Jakarta, Rabu (5/11).
“Nah itu juga harus menyertakan sebidang tanah. Harus ada dan banyak daftar-daftar lainnya, itu banyak sekali. Nah karena saya Kemenpan jadi saya punya sedikit waktu. Jangan sampai seolah-olah tidak ada satu menteri kabinet kerja jokowi datang kesini,” lanjutnya.
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara itu mengakui dirinya juga belum menyelesaikan secara utuh LHKPN. 
“Misalnya saya melaporkan saya punya rumah di Tebet Barat, punya pribadi. Nah, sertifikatnya ini kan saya mesti cari-cari dulu. Saya itu tidak sempat. Mungkin saya punya rumah di Bandung, saya juga tidak sempat,” jelas Yuddi.
Yuddi menyampaikan kepada pewarta bahwa seluruh menteri sedang sibuk sehingga ia berharap publik memaklumi para menteri yang belum melaporkan LHKPN.
“Ngurus nomenklatur saja rapat tiga hari tiga malam kan belum selesai. Membuat peraturan presiden belum juga selesai, jadi mohon dimaklumi banyak menteri yang belum melaporkan, dapat segera melaporkan LHKPN,” kata Yuddi.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Inovasi Insan Pertamina Hasilkan Value Creation Rp7,6 Triliun

Jakarta, Aktual.co — Plt. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Muhamad Husen mengatakan kegaitan Annual Pertamina Quality Awards mendukung upaya perusahaan dalam menghadapi persaingan global. Dirinya berharap keberadaan Knowledge Management Pertamina agar lebih dioptimalkan, sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan, menciptakan inovasi serta terobosan yang berorientasi pada penciptaan nilai (value creation).

“Kami berharap para insan mutu Pertamina terus menciptakan inovasi-inovasi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan baik berupa peluang bisnis baru, maupun penghematan biaya secara optimal yang dapat mendukung upaya perusahaan mencapai aspirasi Pertamina 2025,” jelas Husen di Jakarta, Rabu (5/11).

VP Quality, System & Management Pertamina, Faisal Yusra menambahkan, secara berkelanjutan APQ Awards terus menghasilkan pencipataan nilai yang signifikan bagi perusahaan.

“Pada tahun 2010, APQ Award menghasilkan penciptaan nilai sebesar Rp986 miliar. Berlanjut di tahun berikutnya dengan menciptakan nilai bagi perusahaan sebesar Rp1,29 triliun dan pada tahun 2012 insan mutu Pertamina memberikan penciptaan nilai sebesar Rp1,85 triliun. Tahun lalu APQ Awards penciptaan nilai bagi perusahaan meningkat menjadi 2,71 triliun,” ujarnya.

Pencapaian tersebut terlihat dengan adanya pengakuan terhadap hasil inovasi Pertamina baik  di tingkat nasional maupun internasional pada tahun 2014 ini. Diantaranya 1st Winner of 2014 Indonesian MAKE Award (penghargaan tertinggi atas knowledge management Perusahaan di tingkat Nasional); 2 Gold, 4 Silver, 1 Bronze dalam International Convention on Quality Control Circle,Srilanka; 1 Diamond, dan 2 Gold dalam Quality Conference, Australia; serta 2 Gold dan 3 Silver dalam International Conference on Quality, Jepang. APQ Awards 2014, digelar selama 5 hari, mulai tanggal 1 s.d 5 November 2014, yang diikuti 139 tim yang terpilih, dari 1975 kelompok dari unit operasi, bisnis, region dan anak perusahaan Pertamina.

Untuk diketahui, insan Mutu Pertamina berhasil menciptakan value creation bagi perusahaan senilai Rp7,6 triliun dalam Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2014 yang merupakan ajang berbagi pengetahuan dan penciptaan inovasi berkelanjutan untuk mendukung kinerja perusahaan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Transsemarang Koridor III Resmi Diluncurkan

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kota Semarang mematok tarif murah Bus Rapid Trans (BRT) atau Transsemarang untuk koridor III dengan rute Pelabuhan Tanjung Emas-Akademi Kepolisian PP. Uji coba perdana bus berbiaya murah itu dilakukan di dalam areal Pelabuhan Tanjungemas Semarang, hari ini (Rabu, 5/11).
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang, Agus Harmunanto mengatakan, setidaknya terdapat 12 bus Trans Semarang yang beroperasional mulai hari ini.
“Jadi, sebanyak 10 bus dijalankan setiap hari dan 2 bus lainnya untuk cadangan,” ujar dia di Pelabuhan Tanjungemas Semarang, Rabu (5/11).
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meresmikan sendiri operasional perdana bus biaya murah tersebut. Pihaknya menjajal sendiri kelayakan BRT koridor III bersama pejabat terkait.
Ia mengatakan perencanaan BRT koridor III dilakukan sejak pertengahan Agustus 2014 lalu. Saat itu, proses pengadakan lelang barang dan jasa bus itu dilakukan secara terbuka untuk merealisasikan proyek transportasi massal berbiaya murah tersebut, hingga akhirnya dibentuk satu perusahaan konsorsium.
“Dan per 1 September kemarin, kita pesankan 10 bus ke PT New Armada di Magelang. BRT koridor III ini merupakan gabungan dari 6 pengusaha bus kota yang selama ini melayani jurusan Pelabuhan-Akpol PP,” urainya.
Agus menargetkan, operasional perdana BRT koridor III mampu mengangkut 30-40 persen penumpang. “Karena dalam sehari, kita jalankan 80 trip,” tutupnya.
Dalam peresmian perdana itu, rombongan Wali Kota Semarang menjajal trayek BRT koridor III mulai dari Pelabuhan Tanjung Emas melewati Depo Pertamina di Pengapon kemudian memutar ke Jalan Raden Patah melewati Jalan Pemuda hingga berhenti di halte BRT depan kantor Balai Kota Semarang.
Hendrar Prihadi yang biasa disapa akrab Hendi mengatakan, dengan beroperasinya BRT koridor III maka bisa memperluas jalur transportasi berbiaya murah di wilayahnya.
“Karena tingkat kepadatan lalu lintas di kota ini kian tinggi maka kami sekarang kembali mengoperasikan BRT untuk koridor III. Semoga hal ini mampu melengkapi kekurangan pada trayek sebelumnya,” kata dia.

BBM Naik Rp3.000, Tarif Taksi Blue Bird Bakal Naik 22 Persen

Jakarta, Aktual.co — Terkait dengan rencana pemerintah yang akan menaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Direktur PT Blue Bird, Andre Djokosoetono mengatakan bahwa perseroan akan menyesuaikan tarif argo taksinya.

Ia mengemukakan bahwa jika pemerintah menaikkan harga BBM sebesar Rp3.000 per liter maka perseroan akan menaikan argo taksi sekitar 22 persen. Namun, sampai saat ini perseroan belum memiliki skema kenaikannya.

“Kita tunggu kenaikan harga BBM dulu, baru bisa dihitung kenaikannya, lalu disampaikan ke Organisasi Angkutan Daerah (Organda) terlebih dahulu,” ujarnya di BEI, Jakarta, Rabu (5/11).

Seperti diketahui, membengkaknya defisit anggaran negara membuat pemerintahan Jokowi-JK menaikkan harga BBM Subsidi. Kenaikan tersebut dipastikan bakal terjadi sebelum Januari 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain